Cara Melakukan Hukum-hukum Al-Qur'an.
Hukum-hukum yang tersebut di dalam Al-Qur'an itu berlakunya bagi manusia ada yang dengan jalan "THALAB (tuntutan)" dan ada yang "TAKHYIR (boleh memilih)".
Adapun yang dimaksud dengan "THALAB" (tuntutan) itu ada dua macam : Tuntutan mengerjakan dan tuntutan meninggalkan.
Di dalam Al-Qur'an ada terdapat tuntutan supaya dikerjakan dengan berbagai jalan atau cara. Sebagai contoh adalah sebagai berikut :
1. Menyuruh dengan berterus terang seperti :
اِنَّ الله يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَاِيْتَائِ ذِى الْقُرْبى. النحل:90
Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat. [An-Nahl : 90]
اِنَّ الله يَأْمُرُكُمْ اَنْ تُؤَدُّوْا اْلاَمنتِ اِلَى اَهْلِهَا، وَاِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ اَنْ تَحْكُمُوْا بِالْعَدْلِ. النساء:58
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. [An-Nisa' : 58]
2. Memberitahukan perbuatan itu diwajibkan atas orang yang diseru seperti :
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِصَاصُ فِى الْقَتْلَى. البقرة:178
Diwajibkan atas kamu qishash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh. [Al-Baqarah : 178]
كُتِبَ عَلَيْكُمُ اِذَا حَضَرَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتُ اِنْ تَرَكَ خَيْرًا الْوَصِيَّةُ. البقرة:180
Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwashiatlah. [Al-Baqarah : 180]
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ. البقرة:183
Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu". [Al-Baqarah : 183]
اِنَّ الصَّلوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتبًا مَوْقُوْتا. النساء:103
Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman". [An-Nisa' : 103]
3. Memberitahukan bahwa perbuatan itu diwajibkan atas ummat manusia atau segolongan ummat manusia, seperti :
وَللهِ عِلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلاً. ال عمران:97
Mengerjakan hajji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. [Ali 'Imron : 97]
4. Menanggungkan perbuatan yang ditentukan itu atas orang yang dituntut mengerjakannya, seperti :
وَالْمُطَلَّقتُ يَتَرَبَّصْنَ بِاَنْفُسِهِنَّ ثَلثَةَ قُرُوْءٍ. البقرة:228
Wanita-wanita yang dithalaq hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'. [Al-Baqarah : 228]
وَالَّذِيْنَ يُتَوَفَّوْنَ مِنْكُمْ وَيَذَرُوْنَ اَزْوَاجًا يَتَرَبَّصْنَ بِاَنْفُسِهِنَّ اَرْبَعَةَ اَشْهُرٍ وَّعَشْرًا. البقرة:234
Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan isteri-isteri (hendaklah para isteri itu) menangguhkan dirinya (ber'iddah) empat bulan sepuluh hari. [Al-Baqarah : 234]
Cara seperti ini kadang-kadang diikuti dengan tuntutan agak keras dan kadang-kadang dengan tuntutan yang menunjukkan tidak keras, seperti :
وَالْوَالِدتُ يُرْضِعْنَ اَوْلاَدَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ لِمَنْ اَرَادَ اَنْ يُتِمَّ رَضَاعَةً. وَ عَلَى الْمَوْلُوْدِ لَه رِزْقُهُنَّ وَقِسْوَتُهُنَّ بِاْلمَعْرُوْفِ. البقرة:233
Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para itu dengan cara yang ma'ruf. [Al-Baqarah : 233]
5. Tuntutan itu disebutkan dengan kalimah fi'il amr atau fi'il mudhari' yang disertai huruf lam amr, seperti :
حَافِظُوْا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلوةِ الْوُسْطى وَقُوْمُوْا للهِ قنِتِيْنَ. البقرة:238
Peliharalah segala shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'. [Al-Baqarah : 238]
ثُمَّ لْيَقْضُوْا تَفَثَهُمْ وَلْيُوْفُوْا نُذُوْرَهُمْ وَلْيَطَّوَّفُوْا بِاْلبَيْتِ الْعَتِيْقِ. الحج:29
Kemudian, hendaklah mereka menghilangkan kotoran yang ada pada badan mereka dan hendaklah mereka menyempurnakan nadzar-nadzar mereka melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah). [Al-Hajj : 29]
6. Menyebutkan dengan tegas dengan perkataan fardlu, seperti :
قَدْ عَلِمْنَا مَا فَرَضْنَا عَلَيْهِمْ فِى اَزْوَاجِهِمْ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانِهِمْ. الاحزاب:50
Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki. [Al-Ahzab : 50]
7. Perbuatan itu disebutkan sebagai jawaban syarat, seperti :
فَاِنْ اُحْصِرْتُمْ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ وَلاَ تَحْلِقُوْا رُءُ وْسَكُمْ حَتّى يَبْلُغَ الْهَدْيُ مَحِلَّه. فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ بِه اَذًى مّنْ رَّأْسِه فَفِدْيَةٌ مّنْ صِيَامٍ اَوْ صَدَقَةٍ اَوْ نُسُكٍ. البقرة:196
Jika kamu terkepung (terhalang oleh musuh atau karena sakit), maka (sembelihlah) qurban yang mudah didapat, dan jangan kamu mencukur kepalamu sebelum qurban sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada diantaramu yang sakit atau ada gangguan di kepalanya, (lalu ia bercukur), maka wajiblah atasnya berfidyah, yaitu berpuasa atau bersedeqah atau berqurban. [Al-Baqarah : 196]
وَاِنْ كَانَ ذُوْ عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ اِلى مَيْسَرَةٍ. البقرة:280
Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan.[Al-Baqarah : 280]
8. Perbuatan itu disertai dengan kata kebaikan, seperti :
وَيَسْأَلُوْنَكَ عَنِ الْيَتمى قُلْ اِصْلاَحُ لَّهُمْ خَيْرٌ. البقرة:220
Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakanlah, "Mengurus urusan mereka secara patut adalah baik. [Al Baqarah : 220]
9. Perbuatan itu disertai dengan perjanjian seperti :
مَنْ ذَا الَّذِى يُقْرِضُ الله قَرْضًا حَسَنًا فَيُضعِفَه لَه اَضْعَافًا كَثِيْرَةً. البقرة:245
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. [Al-Baqarah : 245]
10. Perbuatan itu diikuti dengan sifat birr atau yang berhubungan dengan birr yang berarti kebajikan, seperti :
وَلكِنَ الْبِرَّ مَنْ امَنَ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلاخِرِ.... البقرة:177
Akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian...... [Al-Baqarah 177]
وَلكِنَّ الْبِرَّ مَنِ اتَّقى. البقرة:189
Akan tetapi kebaktian itu ialah kebaktian orang yang bertaqwa. [Al-Baqarah:189]
لَنْ تَنَالُوْا الْبِرَّ حَتّى تُنْفِقُوْا مِمَّا تُحِبُّوْنَ. ال عمران:92
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebaktian (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. [Ali 'Imron : 92]
Demikianlah cara-cara tuntutan (perintah) Allah untuk perbuatan yang baik bagi ummat manusia.
Posting Komentar