
- mengorbit mengelilingi matahari
- mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan benda tegar (rigid body) sehingga benda angkasa tersebut mempunyai bentuk ekuilibrium hidrostatik (bentuk hampir bulat)
- belum "membersihkan lingkungan" (clearing the neighborhood; mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri) di daerah sekitar orbitnya
- bukan merupakan satelit sebuah planet atau benda angkasa nonbintang lainnya
Kategori "planet katai" ini diciptakan pada pertemuan Persatuan Astronomi Internasional pada 24 Agustus 2006. Berdasarkan definisi ini, Pluto harus berubah statusnya dari planet menjadi planet katai karena Pluto belum mengosongkan daerah di sekitar orbitnya (Sabuk Kuiper).
Anggota
Berikut adalah daftar benda angkasa yang telah diberikan status "planet katai"[1]:
Nama
|
Kategori
|
Diameter (km)
|
Massa (1021 kg)
|
Ceres
|
Asteroid
|
974 ± 3
|
0,95
|
Pluto
|
Plutino
|
2306 ± 20
|
13,05
|
Haumea
|
Plutoid
|
1150 ± 250
|
4,2
|
Makemake
|
Plutoid
|
1500 ± 400
|
~4
|
Eris
|
Piringan tersebar
|
<2340
|
16,7
|
Ceres
Ceres adalah sebuah planet kerdil yang terletak di Sabuk Asteroid. Ceres ditemukan pada 1 Januari 1801 oleh Giuseppe Piazzi. Awalnya saat ditemukan Ceres dianggap sebagai sebuah planet, namun setengah abad kemudian dan selama 150 tahun selanjutnya, Ceres diklasifikasikan sebagai sebuah asteroid. Pada 24 Agustus 2006, Persatuan Astronomi Internasional memutuskan untuk mengubah status Ceres menjadi "planet katai".
Ceres mempunyai massa sebesar 9,45±0,04 × 1020 kg. Dengan diameter sekitar 950 km, Ceres adalah benda angkasa terbesar di sabuk asteroid utama.
Haumea
Haumea (ejaan Inggris: [haʊˈmeɪə] how-MAY-ə), secara resmi disebut (136108) Haumea dan sebutan sementara (136108) 2003 EL61 adalah planet katai di sabuk Kuiper, secara kasar sekitar sepertiga massa Pluto, ditemukan oleh tim Mike Brown di Caltech di Amerika Serikat atau J. L. Ortiz et al. dari Instituto de Astrofísica de Andalucía di Observatorium Sierra Nevada di Spanyol (masih merupakan kontroversi). Minor Planet Center menyatakan grup Ortiz sebagai penemu karena merupakan yang pertama mengumumkan obyek tersebut. Pada tanggal 17 September 2008, Haumea diklasifikasikan sebagai planet katai oleh IAU.
Nama Haumea berasal dari salah satu nama dewi pada mitologi Hawaii[12]
Makemake
Makemake (ejaan Inggris: [ˌmɑːkiːˈmɑːkiː], atau dalam Rapanui [ˈmakeˈmake] (bantuan·info)[7]), secara resmi disebut (136472) Makemake, adalah planet katai di Tata Surya yang terletak di sabuk Kuiper. Diameter planet katai ini kira-kira sekitar tiga per empat Pluto.[8]Makemake tidak memiliki satelit. Rata-rata suhunya yang sangat rendah (sekitar 30 K) menunjukkan bahwa lapisan Makemake terdiri dari metana, etana dan kemungkinan es nitrogen.[8]
Nama Makemake berasal dari nama dewa pencipta dan kesuburan di Pulau Paskah.
Catatan kaki
- ^ "MPEC 2009-P26 :Distant Minor Planets (2009 AUG. 17.0 TT)". IAU Minor Planet Center. 7 Agustus 2009. Diakses pada 28 Agustus 2009.
- ^ Marc W. Buie (2008-04-05). "Orbit Fit and Astrometric record for 136472". SwRI (Space Science Department). Diakses pada 13 Juli 2008.
- ^ a b "JPL Small-Body Database Browser: 136472 (2005 FY9)". NASA Jet Propulsion Laboratory. 26 Januari 2010. Diakses pada 11 Juni 2008.
Eris
Eris (nama resmi: 136199 Eris; sebelumnya dikenal sebagai 2003 UB313 dan juga Xena) adalah sebuah planet katai yang ditemukan pada hari Jumat, 29 Juli 2005 oleh tiga astronom dari Amerika Serikat, Profesor Mike Brown dan koleganya dari Institut Teknologi California (Caltech), yang juga menemukan beberapa objek-objek serupa planet pada area Sabuk Kuiper.
Awalnya diklaim oleh penemunya sebagai sebuah planet (namun status "planet katai" kemudian diterima), Eris sangat dingin, berbatu-batu dan lebih besar daripada Pluto. Eris diketahui mempunyai sebuah bulan, Dysnomia, yang ditemukan pada 10 September 2005.
Lebih besar dari Pluto
Eris memiliki diameter sekitar 3.000 kilometer, sehingga merupakan objek terbesar yang ditemukan di tata surya setelah Neptunus dideteksi tahun 1846. Eris juga lebih besar dari Pluto, bekas planet terkecil yang ditemukan pada 1930. Eris berjarak hampir 15 miliar kilometer (sembilan miliar mil) atau sekitar tiga kali jarak Pluto dari matahari. Dibanding Bumi, jaraknya 97 kali dibanding jarak Bumi-Matahari. Eris adalah benda paling jauh yang pernah diketahui untuk mengitari di seluruh Matahari. Ukurannya mungkin satu setengah kali lebih besar dari Pluto. Objek angkasa ini terlihat pertama kali tahun 2003. Ia terlihat lewat teleskop Samuel Oschin di Observatorium Palomar dan teleskop 8m Gemini di Mauna Kea, Hawaii. Pertama kali terlihat 21 Oktober 2003, namun para astronom tidak melihatnya lagi hingga 15 bulan kemudian. Baru pada 8 Januari 2005 ia terlihat lagi. Selain Brown, penemu lainnya adalah Chad Trujillo dari Observatorium Gemini di Hawaii, dan David Rabinowitz dari Universitas Yale.
Eris terlihat lebih redup dari Pluto, tapi itu karena jaraknya tiga kali lebih jauh. Bila ia berada di tempat Pluto, ia akan terlihat lebih terang. Sejak ditemukan, penyebutan objek ini sebagai planet menjadi perdebatan.
Rujukan
- ^ "Minor Planet Electronic Circular 2009-A63 : Distant Minor Planets (2009 JAN. 29.0 TT)" (2006 provisional Cubewano listing). Minor Planet Center. 13 Januari 2009. Diakses pada 3 Februari 2009.
- ^ Marc W. Buie (2008-06-25). "Orbit Fit and Astrometric record for 136108". Southwest Research Institute (Space Science Department). .
- ^ D. Ragozzine; M. E. Brown (2007-09-04). "Candidate Members and Age Estimate of the Family of Kuiper Belt Object 2003 EL61". The Astronomical Journal 134 (6): 2160–2167. doi:10.1086/522334. Diakses pada 19 Sept 2008.

Posting Komentar